Blog

BELAJAR MENERAPKAN TEMPLATE ADMINLTE DI LARAVEL

3

Pada artikel kali ini akan dibahas bagaimana cara menerapkan sebuah template pada laravel agar bisa dipakai dan memudahkan kita dalam membangun sebuah web. Template yang dipakai adalah AdminLTE versi 2.4.2. Sebelum mulai menerapkan template tersebut, hendaknya kita faham dulu konsep blade pada laravel. Blade adalah sebuah template engine bawaan laravel yang berfungsi untuk memudahkan kita dalam mengatur layout web yang kita bangun. Agar tidak bertele-tele langsung saja kita mulai pembahasannya.

  1. Langkah pertama ekstrak file template AdminLTE anda dan tempatkan di folder public yang ada di dalam folder instalan laravel anda. Contohnya nama folder instalan laravel penulis adalah kel1, sehingga file AdminLTE yang sudah di ekstrak tadi ditempatkan pada direktori C:\xampp\htdocs\kel1\public.
  2. Selanjutnya ganti nama folder AdminLTE menjadi asset, atau nama lain pun bisa asalkan benar dalam pengaksesannya nanti. Agar seragam, kita coba ubah saja namanya menjadi asset.
  3. Buat sebuah file baru pada folder resources/views dan beri nama adminlte.blade.php
  4. Saat ini file yang dibuat tersebut masih kosong. Untuk mengisinya cari file index.html di dalam asset (folder AdminLTE yang sudah diubah namanya tadi) lalu copy semua isi filenya dan paste menjadi isi file adminlte.blade.php
  5. Setelah selesai coba kita perhatikan script yang ada pada adminlte.blade.php, disana akan terdapat beberapa link yang berekstensi .css dan .js
  6. Silahkan ubah link tersebut, sesuaikan dengan lokasi filenya pada folder asset kita. Misalnya link:

1

Diubah menjadi:

2

  1. Selanjutnya kita coba akses di browser dengan mengetikan http://localhost/kel1/public/asset/ dan jika sudah benar maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

3

  1. Sampai disini kita sudah berhasil menerapkan template tersebut ke laravel, namun jika diperhatikan, script yang ada pada file adminlte.blade.php sangat panjang dan kita bisa mempersingkat script tersebut dengan membagi-bagi isinya. Caranya buat folder baru dengan nama template di resources/views.
  1. Buat file baru di folder itu dengan nama head.blade.php
  2. Kembali ke script adminlte.blade.php dan cari sintak <head> dan </head> kemudian cut konten yang ada di dalamya, ingat hanya kontennya saja, <head> dan </head> nya tidak usah ikut di cut.
  3. Buka file head.blade.php di folder template yang sudah dibuat tadi dan paste konten yang tadi sudah di cut dari adminlte.blade.php
  4. Setelah itu kembali ke file adminlte.blade.php dan isi bekas konten yang di cut tadi dengan sintak @include(‘template.head’). sehingga hasil akhirnya menjadi:

4

  1. Lakukan hal yang sama pada sintak lain yang bisa dipisahkan dari script, misalnya konten yang ada di dalam <aside> dan </aside>, kita bisa cut konten tersebut, paste di file baru pada folder template dan beri nama aside.blade.php dan pada file adminlte.blade.php ditambahkan @include(‘template.aside’) sehingga sintaknya menjadi:

5

  1. Hal yang sama bisa kita lakukan pada konten lain, misalnya konten yang ada di antara <header> dan </header>.
  2. Setelah selesai, coba buka kembali browser, lalu coba akses seperti tadi ke http://localhost/kel1/public/asset/ . bagaimana hasilnya? Tidak terjadi apapun? Jika tidak ada tampilan yang berubah dan tidak error berarti anda berhasil ! karena tujuan konten yang dipindah-pindah barusan untuk mempersingkat script yang ada pada adminlte.blade.php

 

Sekian untuk bahasan kali ini, semoga bermanfaat, jika masih belum puas silahkan eksplore dan otak-atik sendiri templatenya sesuai keinginan anda. Jangan takut error, karena error adalah sahabat ^^

 

Referensi:

http://salatigadev.com/belajar-blade-template-di-laravel-5/

http://id-laravel.com/post/blade-bagian-1-berkenalan-dengan-template-engine

 

Iklan

MEMAHAMI DASAR CONTROLLER DAN VIEW DI LARAVEL

Sebagaimana bahasan sebelumnya bahwa Laravel merupakan framework yang menggunakan konsep MVC, yaitu Model, View dan Controller. Controller berfungsi untuk menjadi penghubung antara model dan view, dimana view adalah tampilan yang akan berinteraksi dengan user. Pada bahasan kali ini akan dipelajari bagaimana cara membuat dan memanipulasi controller. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke folder instalasi laravel, lalu pilih folder app/htttp/Controllers. Buat file baru di folder Controllers dengan nama ProfileController.php. Kemudian kita buat fungsi index di dalamnya, sintaknya:

1

Buka file web.php pada folder routes, dan isi dengan sintak:

2

Sehingga ketika akses dengan mengetik localhost/kel1/public (kel1 adalah nama folder instalan laravel) maka hasilnya akan menjadi sebagai berikut:

3

Ini terjadi karena web.php fungsinya semacam pendefinisian url untuk memanggil fungsi tertentu dari koleksi controllers yang kita miliki. Pada sintak di atas, didefinisikan bahwa ketika kita mengakses public tanpa embel-embel apapun maka yang akan dipanggil dan ditampilkan adalah fungsi index.

  1. Buat fungsi baru dengan nama myName pada class ProfileController di file ProfileController.php yang kita buat tadi. sintaknya:

4

Disana terlihat kita mendefinisikan beberapa variabel dan fungsi ini diarahkan pada view, tepatnya file profile, dan akan menampilkan isi dari variabel yang tadi dibuat. Karena itu perlu dibuat file profile.blade.php di folder resources/views. Sintaknya:

5

Sebagaimana fungsinya, view berfungsi untuk user interface, sehingga format pada sintak di atas lah yang akan ditampilkan ketika fungsi myName dipanggil. Lalu sekarang kita akan coba panggil dengan menambahkan sintak pada file web.php

6

Artinya, ketika mengakses localhost/kel1/public/myname, maka yang akan dipanggil adalah fungsi myName yang ada pada file ProfileController.php. Hasilnya:

7

  1. Contoh selanjutnya kita buat function baru pada file ProfileController.php dengan nama namaBarang, sintaknya:

8

Pada sintak di atas kita mulai mendefinisikan banyak variabel, dan fungsi ini bisa dipanggi dari file profile2 di view. Kita buat terlebih dahulu file profile2 nya dengan nama profile2.blade.php, sintaknya:

9

Kemudian kita panggil dari web.php dengan menambahkan sintak:

10

Hasil ketika diakses:

11

  1. Contoh terakhir, kita buat function baru dengan nama hargaBarang, sintaknya:

12

Pada function ini kita mencoba menggunakan array untuk menampung banyak data, dan function ini bisa diakses dari file listbarang. Kita buat file listbarangnya di folder views dengan sintak:

13

Kemudian kita akses dari web.php dengan sintak:

14

hasilnya:

15

Kesimpulannya, pada folder app/Http/Controllers, kita bebas membuat file yang bersisi fungsi-fungsi yang kita perlukan untuk web kita, nantinya tampilan atau user interface dari fungsi-fungsi itu akan diatur dari file yang ada di folder resources/views dan akan bisa diakses setelah url pemanggiannya dibentuk di file web.php dalam folder routes. Ketiganya saling berhubungan satu sama lain dan jika ada error atau kesalahan pada salah satunya maka tampilan tidak akan muncul dan fungsi tidak akan berjalan.

 

Semoga bermanfaat 😊

 

Referensi:

http://www.w3function.com/blog/index.php?p=det&idn=70

https://gilacoding.com/read/belajar-dasar-mvc-model-view-dan-controller-pada-framework-laravel

PENGENALAN DAN INSTALASI LARAVEL

Bagi yang tertarik dengan dunia pemrograman web pasti sudah akrab atau paling tidak pernah mendengar dengan yang namanya framework. Framework berupa kumpulan script yang berfungsi untuk mempermudah programmer dalam membuat program di web. Dengan menggunakan framework, web yang dibuat bisa selesai lebih cepat karena framework telah menyediakan kerangka aplikasi yang terdiri dari class dan fungsi yang bisa langsung digunakan atau dimanipulasi oleh si programmer, sehingga programmer tidak harus membuatnya dari awal. Beberapa framework php yang terkenal diantaranya Codeigniter, YII dan Laravel.

LARAVEL

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa laravel merupakan salah satu framework dalam php. Meskipun terbilang baru, framework ini sudah banyak digunakan dan menjadi objek pembelajaran bagi para programmer pemula. Laravel dirilis dibawah lisensi MIT dan dikembangkan oleh Taylor Otwell pada tahun 2011. Laravel menggunakan konsep MVC alias Model View Controller yang memisahkan aplikasi logika dan persentasi. Bagian yang dipisahkan ini yaitu:

  1. Model : berfungsi untuk melakukan pengaturan struktur data, misalnya dalam pengelolaan basis data.
  2. View : berfungsi mengatur interface dari suatu halaman web ke pengguna.
  3. Controller : berfungsi untuk menjadi penghubung antara model dan view.

INSTALASI LARAVEL

Untuk menginstal laravel bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan installer dan menggunakan composer. Pada artikel ini akan dibahas cara menginstal laravel menggunakan composer dan menggunakan web server apache yang sudah dikemas dalam XAMPP. Composer adalah sebuah dependency manager untuk php. Library yang dibutuhkan bisa ditambahkan pada website secara otomatis tanpa perlu didownload satu persatu. Langkah-langkah instalasinya adalah:

  1. Download composer di: https://getcomposer.org/
  2. Setelah selesai, klik dua kali filenya untuk memulai instalasi. Saat instalasi ini berlangsung, akan ada pembertahuan tentang versi php yang sedang kita gunakan. Jika sudah muncul pemberitahuan ‘Ready to Install’ artinya tidak ada masalah dan tinggal klik Install. Namun jika tidak bisa, artinya versi php yang terinstal di komputer Anda terlalu kecil, sehingga perlu dilakukan upgrade versi php terlebih dahulu.
  3. Setelah semua tahap instalasi selesai, lakukan cek pada Command Promp dan ketikan ‘composer’. Jika sudah terinstal dengan benar, maka akan tampil sebagai berikut:

1

  1. Jika tampilan di atas sudah muncul, saatnya menginstal package laravel dengan cara arahkan direktori pada cmd ke direktori xampp/htdocs, kemudian ketikan perintah:

composer create-project laravel/laravel –prefer-dist kel1 “5.4.*”

lalu tekan enter. Kata ‘kel1’ bebas diganti dengan nama apapun, karena nama inilah yang akan menjadi nama folder laravel Anda di dalam xampp/htdocs.

2

BELAJAR MEMANIPULASI SINTAK LARAVEL

Setelah semua tahapan intalasi selesai, coba jalankan web server local Anda dan ketik di browser:

localhost/kel1/public

ingat bahwa kata ‘kel1’ disesuaikan dengan nama yang anda berikan saat proses intalasi package tadi. hasil tampilan pada browser Anda akan menjadi:

 

3

sekarang kita akan coba manipulasi tampilan tersebut dengan mengubah sintak yang ada pada laravel. Caranya:

  1. Buka folder instalan laravel Anda, misalnya folder kel1 yang penulis buat.
  2. Masuk ke folder routes dan buka file web.php di text editor. Sintak default yang akan terlihat adalah:

4

  1. Coba kita ubah sintak route yang paling bawah sehingga menjadi:

5

  1. Setelah selesai di edit, maka tampilan laravelnya akan diubah menjadi:

6

Kata ‘Hello..’ muncul karena kita memasukkan kata itu sebagai inputan.

  1. Kita bisa juga menambahkan parameter pada sintaknya, contohnya kita ubah lagi sintak route di web.php nya menjadi:

8

  1. Sintak pada tahap 5 bisa dipanggil di browser dengan mengetikan: http://localhost/kel1/public/unsil/astria, dan tampilannya menjadi:

7

Nama ‘astria’ muncul karena pada sintaknya ditambahkan parameter $nama yang akan menampung string yang nantinya akan ditampilkan bersama dengan string ‘Hello’ yang sebelumnya sudah ada.

  1. Manipulasi selanjutnya akan kita coba dengan melibatkan file lain. Caranya ubah sintak pada web.php menjadi:

10

  1. Lalu buka folder resources/views dan buka file welcome.blade.php di text editor, kemudian lihat sintak welcome.blade.php yang paling bawah dan hapus bagian yang di blok serta ubah string ‘Laravel’ menjadi ‘Welcome’.

11

 

  1. Sehingga scriptnya menjadi:

12

  1. Coba buka kembali browser dan ketikan: http://localhost/kel1/public/welcome, maka hasilnya:

13

  1. Yang terakhir, coba ubah script web.php menjadi:

15

  1. Buat file baru bernama welcome2.php di folder resources/views lalu copy semua sintak yang ada pada welcome.blade.php ke welcome2.blade.php
  2. ubah sedikit sintak pada welcome2.blade.php menjadi:

14

  1. buka browser dan ketikan: localhost/kel1/welcome2/astria
  2. hasil tampilannya menjadi:

16

  1. tampilan ini muncul karena pada sintak web.php kita memasukkan variable nama dan memasukkan variabel itu sehingga bisa diintegrasikan dengan file welcome2.blade.php

 

Sekian bahasan untuk kali ini, semoga bermanfaat!

 

Sumber:

https://idcloudhost.com/pengertian-dan-keunggulan-framework-laravel/

http://jagocoding.com/tutorial/433/Berkenalan_Dengan_Framework_Laravel

http://www.dcc-dp.org/berita498-pengertian-framework-dalam-pemrograman.html

 

PEMROGRAMAN WEB : PHP

PHP-banner-e1470422367336

PHP merupakan salah satu bahasa pemrograman yang harus dikuasai bagi siapa saja yang ingin menjadi seorang web developer. PHP Hypertext Prepocessor memiliki sifat server side scripting, artinya untuk menjalankan program PHP harus menggunakan web server. Dalam penerapannya, PHP biasa digunakan bersama-sama dengan HTML, JavaScript, Jquery atau Ajax, tetapi memang lebih banyak diselipkan di dalam program HTML. Biasanya HTML akan menggunakan PHP saat di dalamnya memerlukan database.

KELEBIHAN PHP

  • Kelebihan PHP yang sering disebut-sebut adalah bahasa ini merupakan server side scripting yang bisa melakukan berbagai pekerjaan yang dilakukan dengan mekanisme CGI, misalnya mengambil, mengumpulkan data dari database, mengenerate halaman dinamis, atau menerima dan mengirim cookie. CGI (Common Gateway Interface) merupakan sebuah mekanisme yang berjalan di web server dan tugasnya yaitu melayani komunikasi dua arah antara web server dan web browser.
  • Tidak semua program PHP harus dijalankan dengan adanya web server dan web browser, karena tanpa kedua hal itupun sebuah program PHP masih bisa dijalankan yaitu dengan Command Line Scripting yang bisa digunakan dengan menggunakan fitur PHP parser, contohnya shell base di Linux dan task scheduler di Windows.
  • PHP ternyata juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi desktop, yaitu dengan menggunakan fitur advance pada client side application yang bisa dimanfaatkan untuk menulis program sehingga bisa dilakukan adanya cross platform aplikasi dengan menggunakan PHP-GTK (suatu ekstensi di PHP). Dengan menggunakan ini, bisa dibuat suatu aplikasi desktop dengan PHP yang memiliki interface yang bagus.
  • PHP bisa digunakan di berbagai macam platform misalnya Linux, Unix, Widows, Mac OS, RISC OS dan lain sebagainya.
  • Mendukung banyak web server, misalnya Apache, IIS, Personal Web Server, Netscape dan lain-lain.
  • Mendukung Object Oriented Programming atau pemrograman berorientasi objek yang membuat program menjadi sebuah kelas-kelas dan objek.
  • Dan masih banyak kelebihan lainnya.

SINTAK DASAR PHP

  • Tag pembuka dan penutup

Sebagai penanda awal dan akhir dari sebuah program PHP bisa dilakukan dengan 3 cara:

    1. <?

    //kode

    ?>

    3.

    • Komentar

    Sama seperti bahasa pemrograman lain, komentar digunakan untuk memasukkan string, kata atau kalimat yang tidak akan dieksekusi oleh program dan hanya menjadi sebuah petunjuk atau penjelasan bagi beberapa sintak untuk memudahkan developer, untuk menambahkan komentar dalam PHP bisa dengan 3 cara:

    1. /* komentar */
    2. //komentar
    3. #komentar

    Untuk no.1. bisa digunakan dalam pemberian komentar yang panjang atau lebih dari satu baris. String apapun yang ada di dalam tanda /* …. */ akan diabaikan dan dianggap komentar. Sementara itu no 2 dan 3 sebaiknya digunakan untuk pemberian komentar singkat yang hanya 1 baris saja.

    • Variabel

    Variabel bisa dikatakan sebagai suatu objek yang akan menampung suatu nilai, string, atau nilai dari variabel lain. Variabel inilah yang nantinya akan digunakan dalam suatu proses logika yang ada di dalam program. Syarat sebuah variabel dalam PHP adalah harus diberi tanda $ di depannya. Variabel juga bersifat case sensitive artinya perbedaan huruf besar dan kecil sangat berpengaruh. Misalnya variabel $angka dan variable $angKA adalah dua objek yang berbeda dan bisa digunakan untuk menampung nilai yang berbeda.

    • Konstanta

    Konstanta dalam PHP mirip seperti variabel yang berfungsi untuk menampung sebuah nilai atau string. Namun, sebuah nilai atau string yang sudah dimasukkan dalam sebuah konstanta tidak dapat diubah. Cara mendefinisikannya tidak menggunakan tanda $ seperti variabel, melainkan dengan menggunakan fungsi define() yang merupakan salah satu function dari PHP. Konstanta hanya bisa diisi oleh data scalar saja, yaitu data seperti boolean, float, integer, dan string. Contoh pendefinisian kontanta:

     

    • Tipe data

    Tipe data dalam PHP sama saja dengan bahasa pemrograman lain, yaitu:

    • Boolean: nilai logika yang bernilai true atau false.
    • Integer: nilai bilangan bulat, bisa juga diisi dengan octal dan hexadecimal.
    • Floating point: secara mudahnya adalah nilai bilangan yang memiliki koma, misal: 0,52.
    • String: tipe data ini bisa berbentuk karakter ataupun suatu kata atau kalimat yang pendefinisiannya diapit tanda kutif.
    • Array: sekumpulan data yang memiliki tipe data yang sama.
    • Object: digunakan dalam PHP berorientasi objek, yang didalamnya terdapat dan method. Untuk membuat sebuah objek harus membuat sebuah class terlebih dahulu.
    • Operator

    Operator berfungsi sebagai komponen yang digunakan untuk memanipulasi data. Beberapa operator PHP diantaranya:

    • Operator aritmatika
    Operator Nama Contoh
    + Positif +7
    Negatif -7
    + Tambah 2 + 4
    Kurang 5 – 3
    * Kali 4 * 2
    / Bagi 8 / 4
    % Modulo 5 % 2
    • Operator string

    Untuk menggunakan operator ini cukup dengan menambahkan tanda titik. Contoh:

    $a = “Itachi”;

    $b = $a . “Keren”;  //sekarang $b berisi “Itachi Keren”

    • Operator increment/decrement

    Increment berarti menambah dan decrement berarti mengurangi. Ini biasanya digunakan dalam pengulangan. Yaitu:

    Contoh Nama
    ++$i Pre-increment
    $i++ Post-increment
    –$i Pre-decrement
    $i– Post-decrement
    • Operator logika

    Operator logika digunakan untuk mencari hasil boolean. Yaitu:

    Operator Nama
    ! Not
    && And
    || Or
    • Operator perbandingan

    Digunakan untuk membandingkan dua buah nilai.

    Operator Nama
    == Equal / sama dengan
    != Not equal / tidak sama dengan
    <> Not equal / tidak sama dengan
    < Less than / kurang dari
    > Greater than / lebih dari
    <= Less than or / kurang dari sama dengan
    >= Greater than or / lebih dari sama dengan
    • Operator assignment

    Contoh operator ini:

    $x = 7; // variabel $x diisi dengan nilai 7.

    $x += 2; /* artinya variabel $x akan berisi hasil pertambahan dari nilai $x yang sebelumnya dengan angka 5 */

    • Struktur kontrol

    Struktur kontrol digunakan untuk mengarahkan langkah apa yang akan dilakukan oleh program. Struktur kontrol diantaranya:

    • Urutan: urutan berarti program akan mengeksekusi tiap baris perintah secara berurutan.
    • Pemilihan: program akan memeriksa sebuah ekspresi, jika ekspresi benar maka program akan menjalankan dan jika tidak maka tidak akan dijalankan. Dalam program pemilihan dilakukan dengan menggunakan if atau ifelse jika ekpresi atau kondisi yang harus diperiksanya banyak. Selain itu pemilihan juga bisa menggunakan case.
    • Pengulangan: merupakan suatu proses dimana program akan mengeksekusi program secara berulang-ulang berdasarkan kondisi yang sudah ditetapkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk pengulangan, diantaranya: for, while, do while dan repeat until.

    CONTOH PROGRAM DAN ANALISIS

    • Penggunaan variabel

    1

    Dalam script PHP yang diselipkan dalam HTML di atas, dibaris 5 dilakukan pendefinisian variabel, dan di baris 6 variabel itu dipanggil didalam perintah echo, yaitu perintah untuk mencetak output. Hasilnya:

    2

    Ingat bahwa untuk menjalankan sebuah file PHP harus dengan ekstensi .php atau bisa juga ada di dalam file HTML. Dan menjalankannya harus menggunakan browser yang terkoneksi ke web server karena PHP adalah server side scripting. Untuk contoh progrm ini saya menggunakan web server local apache yang sudah ada dalam paket XAMPP. Jika anda menggunakan XAMPP juga, jangan lupa menyimpan file programnya di folder htdocs yang ada dalam folder XAMPP. Lalu akses di browser dengan mengetik localhost dan dilanjutkan dengan lokasi file anda di htdocs dan terakhir masukkan nama filenya.

    • Operator penugasan

    3

    Pada baris 2 dan 3 dilakukan pendefinisian variabel biasa, sehingga nilai variabel $a adalah 3. Tapi pada baris 4 ditambahkan operator += yang artinya variabel $a diisi oleh nilai dari pendefinisian sebelumnya ditambah 5. Sedangkan maksud dari baris 5 adalah variabel baru yaitu $c berisi nilai 11 dan nilai ini akan ditambahkan dengan 3, lalu hasilnya akan disimpan dalam variabel $b. Hasil output:

    4

    • If else

    5

    Pemilihan dilakukan saat kondisi dalam if else sudah di cek. Dalam program terlihat bahwa jika $a sama dengan $b yang akan dieksekusi adalah perintah pertama, tetapi berdasarkan pendefinisian variabel sebelumnya kedua nilai dalam variabel itu berbeda sehingga kondisi pertama salah dan perintah 1 tidak akan dieksekusi. Lalu pengecekan kedua dimulai dan ternyata hasilnya juga salah sehingga yang akan dieksekusi adalah baris terakhir dan outpunya adalah:

    6

    • Switch

    7

    Alur kerja dari switch hampir mirip dengan if. Hanya saja, jika if akan memeriksa satu persatu kondisi yang ada, sedangkan switch hanya akan membaca satu kali inputan dan akan langsung menjalankan perintah yang sesuai dengan inputannya. Dalam program diatas variabel $a diisi dengan 5 sehingga hasilnya:

    8

    • Do while

    9

    Sebenarnya do while sama saja dengan while ataupun for sebagai pengulangan. Namun do while sedikit berbeda, karena ia akan setidaknya menjalankan pengulangan sebanyak satu kali. Kenapa begitu? Karena pengecekan kondisi dilakukan di akhir setelah perintah dijalankan. Jika ketika sampai pada pengecekan di dalam while dan kondisi masih benar, maka program akan kembali lagi untuk mengeksekusi do. Output programnya adalah sebagai berikut karena batas yang dilakukan dalam while adalah harus lebih kecil dari 5.

    10

    • Break

    11

    Break dilakukan untuk keluar dari suatu pengulangan. Dalam program pengulangan di atas perintahnya selama $i masih lebih kecil sama dengan 10 maka tampilkan string yang diminta, program diintrupsi dengan kondisi if yang menyebutkan jika $i sudah sama dengan 6 maka pengulangan berhenti. Hasilnya:

    12

    LATIHAN 1

    Coba anda kerjakan soal-soal ini untuk belajar, hasilnya bisa dilihat di akhir artikel.

    1. Buat proses seperti kalkulator yang bisa melakukan perhitungan:
    2. Penjumlahan
    3. Pengurangan
    4. perkalian
    5. Pembagian
    6. Modulus

    Terdapat 3 buah masukan yaitu 2 variabel untuk input bilangan dan 1 variabel untuk operator.

    1. Buat program untuk mengurutkan data dari 5 buah data yang acak!

    ARRAY

    Array merupakan suatu tipe data bentukan yang di dalamnya bisa menampung banyak data yang tipenya sama. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita lihat contoh:

    13

    Pada contoh di atas pendefinisian array langsung dilakukan dengan cara memasukan isinya pada tiap elemen array. Elemen array dimulai dari index ke 0. Sehingga saat variabel dengan index array tertentu dipanggi akan muncul output berikut:

    14

    FUNGSI

    Fungsi dalam bahasa pemrograman adalah rangkaian kode program yang dibuat untuk alaimenyelesaikan suatu program tertentu. Fungsi terbagi menjadi 3, yaitu built-in, User Defined Function (UDF) dan eksternal.

    • Built-in : adalah fungsi yang disediakan oleh PHP dan para programmer bisa langsung memakainya, misalnya fungsi matematika seperti sin, cos, dll serta fungsi array, fungsi database dan fungsi tanggal. Contoh:

    15

    Pada program ini tampak fungsi-fungsi bawaan PHP seperti pow, sqrt, ceil dan floor. Fungsi-fungsi ini bisa lagsung digunakan oleh siapapun yang menggunakan bahasa PHP.

    16

    Dibawah ini merupakan contoh fungsi built-in yang diperuntukkan pada string:

    17

    Dalam program kita hanya perlu menuliskan perintah tertentu untuk memanipulasi string. Perintah baris 3 adalah untuk membuat semua string menjadi huruf kecil, baris 5 membuatnya menjadi berhuruf besar, dan baris 7 mengganti string dengan string yang lain. Hasilnya:

    18

    • Fungsi UDF: adalah fungsi yang dibuat oleh programmer, dan bukan bawaan dari PHPnya. Fungsi ini dapat dibuat dimana saja dalam program PHP dan bisa dipanggil sewaktu dibutuhkan. Contohnya:

    19

    Fungsi ini menggunakan nilai balik, jadi dalam pembuatan fungsi setelah nama fungsi dimasukkan dua parameter sehingga saat fungsi itu dipanggil, si pemakai fungsi juga wajib memberikan parameter yang nilainya akan diproses.

    20

    • Fungsi eksternal: adalah fungsi yang belum diaktifkan atau dihubungkan dalam keseluruhan modul PHP. Fungsi ini biasanya disimpan pada library atau file yang terpisah dari modul PHP. Fungsi ini dapat diaktifkan secara otomatis dengan diintegrasikan pada file php.ini.

    MODULARISASI

    Modularisasi merupakan pembuatan program yang di dasarkan pada modul-modul, yang setiap modulnya dibuat untuk melakukan fungsi tertentu.

    • Require: statement ini digunakan untuk membaca variabel dan fungsi-fungsi dari file yang lain. Require cocok untuk membuat sebuah template yang akan memudahkan pembuatan aplikasi dengan memudahkan pembuatan tampilannya. Cara menuliskan statement require:

    require(namafile);

    • Include: berfungsi untuk menampilkan isi dari file yang dipanggil ke output program yang memanggilnya. Contoh:

    21

    Program di atas adalah file yang disimpan dengan nama 25a.php

    22

    Lalu file yang berikutnya akan memanggil file tadi dan hasil dari file 25a akan tampil di output program ini. Hasilnya:

    23

    LATIHAN 2

    Coba anda kerjakan soal-soal ini untuk belajar, hasilnya bisa dilihat di akhir artikel.

    1. Buat program untuk mencari nilai rata-rata dan nilai mxa dari 3 buah nilai, gunakan fungsi dengan nilai tersebut dikirimkan dalam bentuk arraysebagai paramater ke fungsi. Berikan pula return value ke program utama. Misal:

    Input = 4 6 2

    Output:

    Nilai max = 6

    1. Buat program kalkulator sederhana, gunakan fungsi dengan parameter yang dikirim ke file berupa :2 buah bilangan yang akan diproses(dalam bentuk array), operator bilangan. Berikan pula header dan footer. Contoh:

    Input:

    Bilangan 1 : 4;

    Bilangan 2: 7;

    Operasi : +

    1. Buat program dengan menggunakan array untuk menghirung penjumlahan antara 2 matriks 2×2.

    JAWABAN LATIHAN 1

    1. Program:

    24

    25

    Hasil:

    26

    1. Program:

    27

    Hasil:

    28

    JAWABAN LATIHAN 2

    1. Program:

    29

    Hasil:

    30

    1. Program:

    31

    32

    Hasil:

    33

    1. Program:

    34

    35

    Hasil:

    36

    sumber:

    Hidayatullah, Priyanto dan Kawistara, Jauhari Khairul. (2014). PEMROGRAMAN WEB. INFORMATIKA: Bandung.

LANGKAH AWAL MEMPELAJARI PEMROGRAMAN WEB

Di era digital seperti saat ini, manusia sudah tidak terlepas dari yang namanya internet. Informasi apapun bisa dengan mudah didapat hanya dengan memasukkan kata kunci pada kolom pencarian browser. Informasi yang disuguhkan pun sangat beragam dan berasal dari banyak sumber berupa website-website penyedia informasi yang diminta. Namun sebenarnya bagaimana cara kerja dari web tersebut? Bagaimana sebuah halaman web bisa menampilkan informasi yang diinginkan si usernya? Sebagai penikmat teknologi internet yang makin hari makin canggih, akan sangat bagus jika si penggunanya juga paham cara kerja teknologi yang dipakainya, atau bagi sebagian orang yang tertarik dengan dunia pemrograman web, tulisan ini akan sangat berguna untuk memberi pemahaman dasar mengenai ilmu tersebut.

 

APA ITU PEMROGRAMAN WEB?

Pemrograman web berarti membuat suatu program yang nantinya akan membentuk sebuah web. Ini hanya makna secara singkat, jika dijabarkan perkata, pemrograman berarti suatu proses menuliskan berbagai perintah yang nantinya akan dieksekusi oleh komputer. Jika kita berbicara pada manusia, kita tentu harus menggunakan bahasa manusia yang bisa dimengerti saat berbicara agar orang itu mengerti apa yang kita maksudkan. Begitu pula dengan komputer, saat berkomunikasi dengan komputer, harus digunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer agar si komputer bisa melakukan apa yang diperintahkan si penggunanya. Komputer hanya memahami bahasa mesin, yang hanya terdiri dari 0 dan 1. Akan sangat sulit jika manusia harus menggunakan bahasa mesin, jadi dibuatlah berbagai bahasa komputer baru untuk memudahkan manusia, seperti Java, PHP, C++, dan lain sebagainya yang termasuk kedalam bahasa tingkat tinggi (bahasa yang hampir mirip atau mendekati bahasa manusia).

 

Nah, setelah faham apa itu pemrograman, sekarang giliran web. Web adalah kumpulan situs internet yang di dalamnya terdapat data-data berupa text, grafik, suara, animasi dan lainnya yang membentuk jaringan komputer berskala global. Istilah yang lebih familiar adalah WWW. WWW merupakan singkatan dari World Wide Web yang merupakan layanan internet yang paling populer saat ini. Dengan adanya WWW, halaman-halaman website bisa saling berkomunikasi atau saling terkoneksi (hyperlink) sehingga arus informasi menjadi lebih dimanis. Agar informasi yang ada pada sebuah web bisa sampai pada browser yang dipakai user, maka harus digunakan suatu aturan yang sama. Aturan ini dinamakan protokol. Pada WWW, protokol yang digunakan adalah HTTP (HyperText Tramsfer Protocol) dan port yang digunakan adalah port 80.

 

Setelah selesai dengan pembahasan dua kata itu, makna dari Pemrograman web adalah seperti yang tadi dituliskan di awal, yaitu proses menuliskan kode-kode program agar bisa dieksekusi oleh komputer menjadi sebuah web. Bahasa yang digunakan untuk membuat sebuah web adalah HTML (HyperText Markup Language) dan seringkali ditambahkan dengan bahasa pemrograman lain sebagai pelengkap, misalnya CSS untuk mempercantik tampilan, PHP dan JavaScript.

 

BAGAIMANA HTTP BEKERJA?

Sebagaimana yang telah disebutkan bahwa HTTP adalah sebuah protokol, yang berfungsi agar jaringan satu dengan yang lainnya dapat saling berkomunikasi. Jaringan apa yang dimaksud disini? Jaringan yang dimaksud adalah jaringan komputer client dan jaringan komputer server. Komputer client adalah komputer yang digunakan oleh pengguna yang mengakses internet lewat browser. Sedangkan komputer server adalah yang nanti akan menanggapi permintaan dari client. Alur kerjanya adalah:

  • HTTP client akan mengirim permintaan ke web server dengan membuat sebuah sambungan. Setelah ini client hanya tinggal menunggu respon dari server.
  • HTTP server akan menerima permintaan dari client dan memprosesnya.
  • Server akan memberi respon dengan mengirim kode status data dan nantinya akan menutup sambungan.

Kurang lebih inilah yang akan dilakukan oleh HTTP saat si pengguna mencoba mencari informasi lewat browser.

 

KONSEP REQUEST-RESPONSE PADA HTTP

Pada bagian terakhir di bahasan kali ini, akan masuk pada pembahasan konsep dari request-response pada HTTP. Ketika sebuah client mengirim request HTTP ke server, ada 2 metode yang digunakan, yaitu:

  • Get

Berfungsi untuk mengambil informasi yang diberikan dari server.

  • Post

Digunakan untuk mengirim data ke server, misalnya file yang diupload.

  • Head

Cara kerjanya mirip dengan get, hanya saja ini hanya mentransfer baris status dan headernya saja.

  • Put

Mengganti semua representasi terkini dari sumber target dengan konten yan diunggah.

  • Delete

Menghapus semua representasi paling baru dari sumber target yang diberikan oleh URI.

  • Connect

Menetapkan tunnel ke server yang diidentifikasi oleh URI tertentu.

  • Options

Menjalankan pilihan komunikasi untuk sumber target.

  • Trace

Memperlihatkan tes loop balik pesan bersama dengan jalan menuju sumber target.

 

Apa itu Request-URI? Yaitu kepanjangan dari Uniform Resource Identifier dan mengidentifikasi sumber daya yang digunakan untuk mengajukan permintaan.

HTTP response adalah semua metode yang diperlukan untuk menghasilkan semua response yang akan dikirimkan ke client pada saat server melakukan respon permintaan dari client yang berisi informasi permintaan.

Agar konsep ini bisa terlihat secara jelas, bisa dilakukan test rest lewat tool yang bernama postman. Sehingga nantinya pembaca bisa lebih faham mengenai konsep request-response yang ada pada HTTP.

Sekian pembahasan pertama mengenai langkah awal untuk mempelajari pemrograman web, semoga bermanfaat.

 

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑